Seusia malamku menantimu
Dihembus embun aku tersipu
Munkinkah kau lupa temu janji kita
kau gembira bersama teman-temanmu
Berlari lari ku mencarimu
selembut salju musim berlalu
Mengapa berubah sekelip mata
hatiku gundah tidak terhingga
Kau umpama merpati putih
patah sayapnya di udara
bercahaya
No comments:
Post a Comment